Category: Kabar

  • Gerakan Pramuka Perlu Adaptif

    Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn.) Budi Waseso mengingatkan, Gerakan Pramuka harus menjadi organisasi yang responsif, fleksibel, dan terbuka terhadap perubahan sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan kaum muda Indonesia di masa depan yang semakin penuh tantangan dan ketidakpastian.

    “Kita berada di tengah-tengah perubahan yang cepat dan dinamis di berbagai bidang kehidupan, teknologi, dan sosial. Oleh karena itu, keberadaan kita di sini menandai awal dari perjalanan baru menuju transformasi organisasi Kwartir yang adaptif, agile, dan modern,” kata Budi Waseso saat melantik sejumlah pengurus baru dalam jajaran kepemimpinan Kwarnas, di Gedung Kwarnas, Jakarta, Rabu (12/6/2024).

    Budi Waseso mengatakan, Kwartir Nasional harus siap berubah, mengikuti perkembangan tren dan teknologi terbaru, serta berinovasi dalam segala aspek bagi Gerakan Pramuka. Upaya ini merupakan perjalanan yang memerlukan komitmen, kerja keras, dan disiplin.

    “Namun demikian, kita semua perlu terus mengingat moto Gerakan Pramuka Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan menjadi ketetapan dan komitmen yang harus ditepati dan dilaksanakan dalam sikap dan perilaku sehari-hari sebagai bentuk pengabdian dan kesetiaan. Mari kita terus jalin persaudaraan, kejujuran, kerjasama, sinergitas, kolaborasi dan partnership untuk kemajuan Gerakan Pramuka,” kata Budi Waseso.

    Adapun pimpinan pramuka yang dilantik, Ketua Dewan Kehormatan Kwarnas Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P., Ka Pusdiklatnas Yana Suptiana, S.Pd., M.Pd., Waka Pusdiklatnas Mohammad Laiyin Nento, Ka Puslitbangnas Ir. Djufri Efendi, M.Si., Waka Puslitbangnas Farly Elnumeri, S.S., M.Hum., Ka Pusdatin Dr. H. Deni Hadimin, M.Si., CFrA., Waka Pusdatin Benny Butarbutar, M.Si., IAPR., Sekretaris Pusdiklatnas, Sekretaris Puslitbangnas, Sekretaris Pusdatin dan Para Kepala Biro serta Kepala Bagian Kwarnas.

    Usai memberikan sambutan, Ketua Kwarnas langsung menuju para pejabat yang dilantik untuk memberikan ucapan selamat, kemudian diikuti dengan foto bersama seluruh jajaran dan ramah tamah.

  • Puslitbang sebagai Lembaga yang Menyeimbangkan

    Peran Pusilitbang Kwartir Nasional sangat dibutuhkan dalam pengembangan dan penelitian Kurikulum maupun isi dalam kegiatan. Untuk itu perlu dukungan dari Kwartir sebagai bentuk kerja sama dan kolaborasi.

    Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Gerakan Pramuka memegang peranan penting dalam mendukung pelaksanaan rencana strategis Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Melalui berbagai kegiatan penelitian, pengembangan, dan inovasi, Puslitbang memastikan bahwa Gerakan Pramuka terus relevan dan efektif dalam membangun karakter generasi muda Indonesia.

    Pada dasarnya, Puslitbang bertugas melaksanakan penelitian untuk mendukung kebijakan berbasis data. Kemudian memiliki program, Studi tentang efektivitas pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega dalam membangun karakter dan keterampilan kepemimpinan, penelitian tentang dampak aktivitas kepramukaan terhadap generasi muda di era digital, dan kajian kebutuhan pembina Pramuka terkait penggunaan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dalam pembinaan.

    Di samping itu, Puslitbang bergerak sebagai pembuatan repotisori digital dalam kepramukaan yang selama ini belum sepenuhnya berjalan dengan maksimal. Puslitbang juga bergerak membuat seminar nasional, pembedahan buku, ataupun penyelenggaraan karya ilmiah.

    Kita perlu mengetahui bahwa sikap Pusilitbang sangat lah independen, meski di dalamnya adalah seorang pembina mahir maupun pelatih. Namun hal ini memberikan gambaran bahwa Puslitbang menjadi lembaga yang mengyeimbangkan.

  • Seminar Nasional Gerakan Pramuka Menjadi Momentum

    Gerakan Pramuka kembali menyelenggarakan Seminar Ilmiah Nasional Kepramukaan Tahun 2024. Acara ini berlangsung selama dua hari, dari Selasa (17/12/2024) hingga Rabu (18/12/2024) bertempat di Hotel Gren Aulia, Cikini, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan program unggulan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kwarnas.

    Dalam acara ini, Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah diwakili oleh Prof. Dr. Martitah, M.Hum., selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Jawa Tengah. Kehadiran beliau memberikan kontribusi besar dalam diskusi dan kajian ilmiah yang berlangsung selama seminar.

    Seminar tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kwarnas Kak Bachtiar Utomo, yang membacakan sambutan tertulis dari Ketua Kwarnas, Kak Budi Waseso. Dalam sambutannya, Kak Budi Waseso menyampaikan tiga poin utama untuk mendukung pengembangan keilmuan dalam Gerakan Pramuka.

    Kak Budi Waseso menekankan pentingnya peningkatan kualitas keilmuan dalam Gerakan Pramuka.

    “Gerakan Pramuka telah berperan besar dalam pembentukan karakter bangsa. Namun, seiring perkembangan zaman, kita perlu memastikan bahwa setiap program dan kebijakan yang kita jalankan selalu didasarkan pada kajian ilmiah yang berkualitas,” ungkapnya.

    Ia juga menekankan perlunya jurnal ilmiah dan publikasi dalam Majalah Tenda sebagai wadah untuk menampung temuan-temuan baru, baik teoritis maupun praktis, terkait kepramukaan.

    Kedua, ia menyoroti pentingnya proses review jurnal yang objektif dan konstruktif. Proses ini dinilai krusial untuk memastikan artikel yang dipublikasikan memiliki kualitas tinggi. Para reviewer diharapkan memberikan penilaian objektif terhadap kumpulan jurnal yang telah diterima dan memberikan masukan konstruktif.

    Ketiga, Kak Budi Waseso menggarisbawahi pentingnya memperkuat peran Majalah Tenda sebagai media publikasi ilmiah strategis.

    “Penting bagi kita untuk menjaga kualitas artikel dalam majalah ini, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi para anggota Pramuka, pembina, dan masyarakat luas,” tambahnya.

    Ketua Puslitbang Kwarnas, Kak Djufri Effendi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima berbagai tulisan dari anggota Pramuka aktif di seluruh Indonesia. Tulisan-tulisan tersebut merupakan hasil pemikiran dan penelitian yang relevan dengan perkembangan Gerakan Pramuka.

    “Seminar ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi tentang artikel-artikel terbaik yang layak dipublikasikan dalam Majalah Tenda,” ujar Kak Djufri Effendi. Ia juga menambahkan bahwa artikel-artikel yang terpilih akan menjadi landasan penting bagi inovasi dan pengembangan keilmuan Gerakan Pramuka di masa mendatang.

  • Bimbingan Teknis Calon Asesor sebagai Upaya Persiapan Akreditasi

    Hasil Rapat Koordinasi Puslitbang Kwartir Nasional dengan Puslitbang Kwartir Daerah yang terselenggara di Taman Wiladatika, 13-15 Agustus 2024 menghasilkan ada Bimbingan Teknis yang diselenggarakan di 3 Kwarda. Kwarda Aceh, Kalimantan Selatan, dan Bali menjadi provinsi yang memenuhi kuota tersebut.

    Pada paruh akhir 2024, tepatnya bulan Oktober hingga November, Puslitbang Kwartir Nasional melakukan Bimtek yang bekerja sama dengan Puslitbang Kwartir Daerah. Bimbingan Teknis pertama diadakan oleh Kwarda Aceh, disusul oleh Kalimantan Selatan, hingga Bali.

    Di dalam bahasan pada Bimtek ini adalah bagaimana para asesor ditegaskan kembali apa saja tugasnya, bagaimana syaratnya, etika, dan prosedurnya. Hal ini dilakukan dengan baik dan pesertanya terdiri dari para pelatih di masing-masing Kwarcab.

    Pada hari pertama, kegiatan dilakukan dengan penyuluhan bagaimana prosedur asesor dilakukan, di mana ada beberapa perubahan aspek dan komponen di dalamnya. Hari kedua, peserta didampingi oleh Master Asesor dan Master Admin dari Puslitbang Kwarnas untuk visitasi ke Gugus Depan, sebagai ujicoba. Pada hari ketiga mereka masing-masing membuat Rencana Tindak Lanjut yang masing-masing dilakukan per Kwarcab.